img

Puro Pakualaman Merawat Budaya Literasi

Perjalanan mengunjungi Puro Pakualaman Yogyakarta adalah kunjungan pertama saya selama menjadi warga Yogyakarta, sehingga saya cukup antusias. Kami didampingi abdi dalem untuk berkeliling Puro menjelajahi beberapa ruangan yang menyimpan warisan manuskrip, kami diajak untuk melihat dan membaca beberapa naskah yang ditulis oleh Trah Kerajaan dan menjelajahi isi pikiran penulis yang dituangkan dalam naskah-naskah kuno yang digambarkan penuh dengan makna filosofi yang rasanya masih sangat faktual dengan masa sekarang.

Puro Pakualan tidak hanya merawat manuskrip tersebut  tetapi juga mendigitalisasi naskah-naskah tersebut. Hal tersebut memberikan gambaran nyata tentang bagaimana sebuah trah bangsawan menjaga, merawat, dan menghidupkan warisan literasi Jawa di tengah arus modernisasi.

Perjalanan ke Puro Pakualaman memberikan saya pencerahan bahwa menempatkanilmu pengetahuan, pendidikan, dan karya sastra sebagai warisan paling utama bagi generasi ke generasi